Pasir berbisik bromo (Dok. Ist) |
TAJAM.NET - Wisata Pasir Berbisik Bromo terletak di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur.
Tempat ini menjadi destinasi favorit bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara karena keindahan alam yang memukau.
Daya Tarik Pasir Berbisik Bromo
Ada empat daya tarik utama di Pasir Berbisik yang meliputi beberapa poin berikut:
1. Pemandangan Gunung Bromo
Dari Pasir Berbisik, wisatawan dapat menikmati pemandangan indah dari Gunung Bromo yang menjulang tinggi.
2. Sunrise yang Menakjubkan
Pasir Berbisik juga merupakan tempat terbaik untuk menyaksikan matahari terbit. Keindahan ini telah membuatnya menjadi tujuan utama bagi para fotografer dan pencinta alam.
3. Aktivitas Jeep Wisata
Jeep safari melintasi padang pasir ke Pasir Berbisik adalah hal yang patut dicoba. Jeep safari ini menambah daya tarik petualangan di kawasan ini.
5.Jalur Pendakian
Untuk yang menyukai petualangan, wisatawan dapat mendaki Gunung Bromo dari Pasir Berbisik. Pendakian ini menawarkan pengalaman mendebarkan dan pemandangan yang tak terlupakan.
Harga Tiket
Untuk memasuki kawasan Pasir Berbisik, wisatawan perlu membayar tiket masuk tergantung waktu kunjungan wisatawan pada hari biasa atau hari libur. Berikut daftar harga tiket masuk Wisatawan:
- Harga tiket masuk untuk wisatawan lokal (WNI) pada hari biasa (Senin-Jumat) sebesar Rp29.000 per orang dan pada hari libur (Sabtu-Minggu) sebesar Rp34.000 per orang.
- Harga tiket masuk untuk turis asing (WNA) sebesar Rp220.000 pada hari Senin-Jumat dan Rp320.000 pada hari libur atau akhir pekan.
Wahana Lain dan Tarifnya
Tersedia juga berbagai wahana yang dapat dinikmati di Pasir Berbisik seperti naik kuda dengan biaya sebesar Rp150.000, sewa jeep sebesar Rp500.000, dan sewa motor trail sebesar Rp250.000.
Jam Operasional
Pasir Berbisik tetap buka selama 24 jam sehingga wisatawan dapat mengunjungi kapan saja. Namun, disarankan untuk datang sekitar pukul 05.00 - 06.00 pagi untuk melihat matahari terbit yang indah.
Wisatawan dapat menggunakan rute perjalanan yang mudah diakses dari Kota Malang ke arah utara menuju Desa Ngadisari, yang merupakan pintu masuk ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Sedangkan, dari Kota Probolinggo, wisatawan dapat memilih rute menuju Cemoro Lawang yang juga merupakan pintu masuk populer ke kawasan Bromo.